Rabu, 03 April 2019

Mandala Suci Wenara Wana atau dikenal sebagai Hutan Monyet Ubud adalah tempat perlindungan atau habitat alami Monyet ekor panjang Bali, dalam ilmu ilmiah disebut Macaca fascicularis. Terletak di Padangtegal Ubud, Bali. Sekitar 749 monyet tinggal di cagar alam ini. Mereka dibagi menjadi 6 kelompok, yaitu di depan kelompok candi utama, kelompok konservasi hutan, kelompok titik pusat, kelompok timur, kelompok Michelin, dan kelompok kuburan. Kami juga membagi monyet menjadi usia yang dikategorikan 63 laki-laki dewasa, 34 laki-laki Subadult, 219 perempuan dewasa, 29 perempuan Subadult, 167 remaja 1 (2-3 tahun), 118 remaja 2 (1-2 tahun), 63 Bayi berusia (5 tahun) -12 bulan) dan 56 bayi. Hutan Kera Suci Ubud adalah objek wisata terkenal di Ubud. Setiap bulan ada sekitar 120.000 pengunjung datang ke Monkey Forest Ubud. Monkey Forest Ubud memiliki 186 spesies rencana dan pohon di hutan seluas 12,5 hektar. The Monkey Forest Ubud memiliki 3 candi di dalamnya yaitu Kuil Dalem Agung Padangtegal, Kuil Mata Air Suci dan Kuil Prajapati. Pemilik tempat ini adalah masyarakat Padangtegal dan dikelola oleh Mandala Suci Wenara Wana Management. Tujuan dari manajemen adalah untuk menjaga tempat suci dan mempromosikan Monkey Forest Ubud akan ditampilkan sebagai tujuan wisata internasional. [1]

Hutan Monyet terletak di desa Padangtegal, yang memiliki itu. Penduduk desa memandang Hutan Monyet sebagai pusat spiritual, ekonomi, pendidikan, dan konservasi yang penting untuk desa